Puisi Membuatku Bebas

indesx

Rindu

14 Januari 2015

Yasmin Ihza

 

Rindu,

Kubisikkan kata rindu pada udara yang mengisi setiap ruang kosong

Melepaskan rindu yang terlarang ini

Membiarkan ia bersatu dengan jutaan molekul udara

 

Rindu,

Kubisikkan kata rindu pada angin yang tengah membelai helaian mahhkotaku

Membiarkan ia melebur di dalam kelembutannya

Biar angin membisikkan rinduku pada setiap jeda yang ia singgahi

 

Rindu,

Kutuliskan setiap huruf darinya pada sang Sumber Kehidupan

Yang selalu saja datang dan pergi sesuka hati

Menghanyutkan sisa-sisa rindu yang tersisa

 

Aku rindu!!!

Kuteriakkan itu pada setiap burung, serangga, bahkan kupu-kupu yang melintas

Biarlah rinduku itu menyatu dengan keindahan, keelokan,

atau bahkan kemisteriusan mereka

 

Rindu, selalu saja rindu yang mengusik damaiku

Dengan sombong mengusir ribuan, ratusan atau bahkan jutaan kata lain

Yang telah dan akan singgah

Rindu, haruslah ia yang menjadi ratu disana

Tak peduli berapa kali ia torehkan luka di setiap sisi hatiku yang berharga

Ia tetap berdiri dengan tegaknya

Tak peduli berapa kali aku membuka pintu tuk kepergiannya

Ia kan tetap ada disana

Menanti

Sebagai rindu yang tak bertuan

Yang tak bisa tunjukkan diri dengan jelas

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s